Gerakan Pakai Masker Nasional

Gerakan pakai masker dilakukan oleh Direktur dan Civitas akademika Poltekkes Kemenkes Banjarmasin untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Banjarbaru, 1 April 2020 - Poltekkes Kemenkes Banjarmasin sebagai Perguruan Tinggi yang melakukan tugas Tridharma Perguruan Tinggi salah satunya yaitu pengajaran, penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Dalam kondisi sekarang yaitu sedang dalam masa pandemik COVID-19 di Instruksikan oleh Kemenkes RI dan Badan PPSDM Kesehatan serta Kemendikbud RI untuk Proses Belajar Mengajar yang biasa dilakukan secara Tatap Muka akhirnya di putuskan demi mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 maka PBM dilakukan metode Pembelajaran Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) secara Daring (Online) dengan menggunakan VILEP (Virtual Learning Poltekkes Kemenkes), Google Form, Zoom (yang sebelum ada edaran penggunaan Zoom), Google Meet, Edmodo, dll sebagai aplikasi yang dapat mensupport perkuliahan PJJ. Adapun yang telah Dosen lakukan sebagai tenaga pengajar demi tercapainya tujuan pembelajaran di semester Genap T.A 2019/2020 dengan cara memberikan tugas, video dan juga latihan soal serta pemaparan kuliah melaui Zoom Meeting untuk mentransferkan ilmu kepada mahasiswa.

oke

 Pembelajaran PJJ melalui daring di kemas menarik dengan beberapa hal yang dilakukan oleh dosen yaitu mengajak mahasiswa untuk berdiskusi online dengan membagikan video kasus yang sesuai dengan topik pembelajaran, dimana melatih kemampuan kognitif mahasiswa untuk menganalisis dan meninterpretasikannya dalam bentuk argument atau pendapat masing-masing. Selain Forum Diskusi beberapa Dosen jg memberikan kuis seperti Teka Teki Silang yang diisi oleh mahasiswa dengan menyebutkan jawaban yang sesuai, serta banyak hal lain lagi yang dapat di lakukan agar pembelajaran melalui Daring ini menjadi menarik dan ilmu yang di sampaikan dapat di pahami oleh mahasiswa walaupun dengan kondisi yang mana tidak di lakukan Tatap Muka langsung, tanpa mengurangi rasa interaksi secara emosional terhadap mahasiswa.

6

 

Artikel Terkait

BERITA TERBARU COVID-19

Pengumpan tidak ditetapkan
covid1