Banjarmasin – Direktur Poltekkes Kemenkes Banjarmasin menghadiri kegiatan kunjungan kerja Panitia Kerja Pendidikan Tinggi Kementerian dan Lembaga (PTKL) Komisi X DPR RI yang berlangsung di Aula Kantor LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, Banjarmasin.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, Dr. Drs. Muhammad Akbar, M.Si., serta Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, bersama rombongan anggota Komisi X DPR RI lainnya. Dari unsur kementerian, hadir pula perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, yakni Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan dan Ekosistem Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr. Hasan Chabibie, S.T., M.Si., serta Kepala Biro Umum, Humas, dan PBJ Kemdiktisaintek, Manifes Zubayr, S.E., M.M.Ak.
Kegiatan kunjungan kerja ini tidak hanya melibatkan unsur pemerintahan, tetapi juga dilanjutkan dengan sesi diskusi dan berbagi pandangan bersama para rektor, direktur, serta pimpinan AIPTISI, PTKL, PTN, dan PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan. Suasana diskusi berlangsung hangat dengan pertukaran gagasan antara akademisi dan pemangku kebijakan.
Rangkaian kegiatan tidak hanya sebatas kunjungan formal, melainkan juga diisi dengan sesi dialog interaktif bersama para rektor, direktur, dan pimpinan perguruan tinggi lainnya. Diskusi berlangsung hangat, dengan beragam aspirasi dan masukan yang mencerminkan semangat kolaborasi untuk memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di Kalimantan.
Dalam forum tersebut, Dr. Junaidi menyuarakan harapan agar lulusan Poltekkes, khususnya dari Banjarmasin, mendapat ruang lebih luas untuk berkontribusi di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah. Menurutnya, kompetensi yang dimiliki lulusan Poltekkes tidak hanya relevan dengan kebutuhan tenaga kesehatan, tetapi juga sangat potensial untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat. "Beberapa program studi kami tergolong langka di Indonesia, dan justru inilah yang menjadi keunggulan yang harus dimanfaatkan,"
Beliau menambahkan, kualitas lulusan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin sudah terbukti mampu menjawab tantangan di lapangan. Oleh karena itu, ia berharap dukungan penuh dari DPR RI maupun kementerian terkait untuk merealisasikan aspirasi tersebut. "Kami ingin agar setiap lulusan dapat benar-benar diberi kesempatan mengabdi. Dengan begitu, manfaat pendidikan yang ditempuh bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari itu ditutup dengan optimisme bersama. Baik legislatif, eksekutif, maupun perguruan tinggi sepakat untuk terus memperkuat sinergi, demi memastikan pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kesehatan, semakin berdaya saing dan berdampak nyata bagi pembangunan nasional.
 
WhatsApp Image 2025 09 15 at 16.11.05