Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kota Banjarbaru sebagai ajang apresiasi dan pengembangan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, jajaran pimpinan perangkat daerah, serta berbagai unsur terkait.

Pada ajang tersebut, dosen Poltekkes Kemenkes Banjarbaru berhasil meraih prestasi membanggakan melalui inovasi berbasis pemanfaatan potensi lokal dan solusi kebutuhan masyarakat.

Juara 2 diraih oleh inovasi berjudul “Tepung KANASAWA asal kacang nagara dan ikan sepat rawa sebagai bahan baku produk pangan lokal pengentasan stunting” yang dikembangkan oleh Dr. Meilla Dwi Andrestian, SP., M.Si. dari Jurusan Gizi. Inovasi ini menekankan pemanfaatan bahan pangan lokal bernilai gizi tinggi sebagai upaya mendukung program pengentasan stunting.

Sementara itu, Juara Harapan 2 diraih oleh inovasi “SABANA: Saringan Banyu sederhaNa” karya Dr. Tien Zubaidah, S.KM., M.KL. dari Jurusan Kesehatan Lingkungan. Inovasi ini menawarkan solusi penyaringan air sederhana yang aplikatif dan mudah diterapkan di masyarakat.

Penyerahan hadiah dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, didampingi Ketua DPRD Kota Banjarbaru serta Kepala Dinas P3APMP2KB Kota Banjarbaru (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana).

Prestasi ini diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak inovasi teknologi tepat guna yang mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Banjarbaru.

WhatsApp_Image_2026-01-05_at_11.38.01.jpegWhatsApp_Image_2026-01-05_at_11.38.01_1.jpeg