Banjarbaru, 14 September 2026 — Kementerian Pekerja Migran Indonesia (P2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Selatan bersama Poltekkes Kemenkes Banjarmasin melaksanakan Pelatihan Elderly Care dan Bahasa Inggris sebagai bagian dari Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia SMK Go Global Tahun 2026.
Kegiatan pembukaan pelatihan dilaksanakan pada Senin (14/9) bertempat di Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Banjarbaru. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Dr. H. Mars Khendra Kusfriyadi, S.TP., M.P.H.
Pembukaan pelatihan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan pemutaran video antikorupsi. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana serta sambutan dari Kepala BP3MI Kalimantan Selatan.
Selanjutnya, Direktur Poltekkes Kemenkes Banjarmasin memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan pelatihan secara resmi. Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian pembekalan bagi para peserta yang akan mendapatkan materi dan praktik terkait Elderly Care serta kemampuan Bahasa Inggris.
Kegiatan pembukaan juga ditandai dengan penyematan name tag secara simbolis kepada perwakilan peserta. Setelah rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan doa, foto bersama, dan sesi materi bersama narasumber pertama.
Dalam keterangannya, Direktur Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Dr. H. Mars Khendra Kusfriyadi, S.TP., M.P.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin dalam program tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang telah terjalin dengan BP3MI sekaligus bentuk dukungan terhadap program SMK Go Global.
“Alhamdulillah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin ini sudah diminta, kita sudah kerja sama dengan BP3MI berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Elderly Care dan pelatihan bahasa Inggris untuk menunjang program SMK Go Global ini,” ujar Mars Khendra.
Ia menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pelatihan tersebut terdapat 20 peserta yang mendapatkan pembekalan. Menurutnya, program ini memiliki keterkaitan dengan visi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, yaitu bermoral, profesional, unggul, dan mendunia.
“Ini kesempatan besar bagi kami untuk menyukseskan kegiatan ataupun program quick wins dari Presiden yaitu SMK Go Global,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Mars Khendra menegaskan bahwa Poltekkes Kemenkes Banjarmasin akan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian pelatihan dapat berjalan dengan baik dan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi para peserta.
“Kami akan support terus dan mudah-mudahan kita doakan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar dan semua teman-teman yang 20 orang peserta ini bisa mendapatkan sertifikat dan kompetensi yang tentunya berkaitan dengan Elderly Care dan pelatihan bahasa Inggris ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Pengantar Kerja Ahli Muda BP3MI Kalimantan Selatan, Fatmawati, S.IP., menjelaskan bahwa program peningkatan kapasitas tersebut merupakan salah satu upaya untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat yang ingin mempersiapkan diri untuk bekerja di luar negeri.
“Tujuan program ini adalah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk dapat bekerja ke luar negeri dengan mengikuti program pelatihan peningkatan kapasitas sebagai calon pekerja migran Indonesia,” jelas Fatmawati.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut ditujukan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, di antaranya berusia minimal 18 tahun dan memiliki latar belakang pendidikan minimal SMA atau SMK.
Menurut Fatmawati, pembekalan keterampilan menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan calon pekerja migran agar memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai Elderly Care sekaligus Bahasa Inggris yang dapat menjadi bekal dalam berkomunikasi di lingkungan kerja.
Fatmawati juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan bersama Poltekkes Kemenkes Banjarmasin merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara Kementerian Pekerja Migran Indonesia dengan institusi pendidikan kesehatan.
“Kerja sama dengan Poltekkes ini adalah sebuah bentuk sinergi dan kolaborasi yang selama ini sudah terjalin dengan baik antara Kementerian Pekerja Migran Indonesia dengan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin,” tuturnya.
Melalui pelatihan ini, sebanyak 20 peserta memperoleh kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang perawatan lansia (Elderly Care) serta kemampuan Bahasa Inggris. Kedua kompetensi tersebut menjadi bagian dari pembekalan yang dapat mendukung kesiapan peserta dalam menghadapi dunia kerja dan peluang kerja internasional.
Selain memberikan pembekalan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan institusi pendidikan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Poltekkes Kemenkes Banjarmasin melalui kapasitas dan keilmuan di bidang kesehatan turut berperan dalam memberikan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta.
Program SMK Go Global Tahun 2026 diharapkan dapat membuka wawasan dan memberikan pengalaman bagi peserta mengenai kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja global. Dengan adanya pelatihan Elderly Care dan Bahasa Inggris, peserta diharapkan memiliki bekal yang lebih baik untuk mengembangkan kompetensi serta mempersiapkan diri sebagai calon pekerja migran Indonesia yang kompeten dan profesional.
Kegiatan pelatihan selanjutnya dilaksanakan melalui rangkaian materi dan pembelajaran bersama narasumber, yang mencakup kompetensi Elderly Care dan Bahasa Inggris. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bagian dari proses peningkatan kapasitas dan persiapan menuju peluang kerja di luar negeri.







