Poltekkes Kemenkes Banjarmasin menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja ke Luar Negeri melalui Program Persiapan Kerja ke Jepang Tahun 2026 pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Kelas Internasional Gedung B Lantai 4 (B4.05). Kegiatan ini mengusung semangat “Dari Banua Untuk Dunia” sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendorong lulusan berdaya saing global.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi *Program Pendayagunaan Lulusan Luar Negeri Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Tahun 2025* yang secara konsisten mendorong peningkatan serapan alumni di pasar kerja internasional. Program ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, serta Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Kalimantan Selatan.

Acara dihadiri oleh Plt. Direktur Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Wakil Direktur III, para Ketua Jurusan, serta peserta yang terdiri dari *21 alumni dan 9 mahasiswa* yang memiliki minat bekerja di Jepang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, penayangan video anti korupsi, dan doa bersama. Selanjutnya, laporan Program Pendayagunaan Lulusan Luar Negeri disampaikan oleh Fajar Apriansyah, S.Kep selaku PIC Serapan Luar Negeri dan PJ Tracer Study. Dalam paparannya disampaikan bahwa penguatan kompetensi bahasa Jepang, kesiapan budaya kerja, serta pendampingan administrasi menjadi faktor kunci keberhasilan penempatan lulusan di luar negeri.

Berdasarkan hasil Tracer Study dalam enam tahun terakhir, tercatat *20 lulusan bekerja di luar negeri, terdiri dari **19 orang di Jepang—dengan sebaran terbanyak di Prefektur Aichi—dan **1 orang di Jerman*. Alumni Poltekkes Kemenkes Banjarmasin saat ini telah tersebar di beberapa prefektur Jepang, antara lain Aichi, Tokyo, Mie, Akita, Ehime, dan Okayama, terutama pada profesi careworker dan nurse.

Selain itu, pendataan minat alumni dan mahasiswa tingkat akhir yang dilakukan pada Februari 2026 menunjukkan hasil yang menggembirakan. Terdapat *49 orang yang berminat bekerja ke luar negeri, dengan **33 orang di antaranya memilih Jepang sebagai negara tujuan*. Data ini menunjukkan tingginya antusiasme lulusan terhadap peluang kerja global.

Dalam sambutannya, Plt. Direktur Poltekkes Kemenkes Banjarmasin menegaskan bahwa program kerja ke Jepang merupakan salah satu strategi peningkatan daya saing lulusan sekaligus upaya mendukung visi institusi dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan siap bersaing secara global. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas keberanian dan komitmen para alumni serta mahasiswa yang berkeinginan mengembangkan karier di luar negeri.

Pada sesi materi, perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan serta BP3MI Provinsi Kalimantan Selatan memaparkan tahapan pendaftaran dan seleksi Program Pelatihan Persiapan Kerja ke Jepang Tahun 2026. Pendaftaran dibuka pada 13–28 Februari 2026, dilanjutkan dengan seleksi berkas, tes tertulis, tes psikologi, dan wawancara pada Maret 2026, serta pengumuman akhir pada April 2026. Peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti pelatihan intensif mulai 1 Mei hingga Oktober 2026.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta. Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi alumni dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Banjarmasin untuk mempersiapkan diri secara matang dalam meraih peluang kerja internasional.

Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin semakin mengukuhkan perannya sebagai institusi pendidikan kesehatan yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu mencetak lulusan yang siap berkiprah di kancah global, selaras dengan semangat “Dari Banua Untuk Dunia.”

Screenshot_2026-02-19_091500.pngScreenshot_2026-02-19_091428.pngScreenshot_2026-02-19_091437.pngScreenshot_2026-02-19_091444.png